Skip to content

Anom Surya Putra

Jenis Layanan:
,

Anom Surya Putra

“INTRAPERSONAL INTUITIF KOMUNIKATIF”
Keahlian Keorganisasian:
Studi dan Riset
Keahlian Tematik:
Pemberdayaan Desa

Keterampilan Bahasa Inggris:

Listening:

Sedang

Reading:

Sedang

Speaking:

Tinggi

Writing:

Sedang

Aktif mengembangkan ilmu sosial hukum (legal science) sebagai pasangan dari ilmu hukum (jurisprudence) sehingga hukum tumbuh dari dunia kehidupan masyarakat dan legitim dalam SISTEM (negara dan pasar) bilamana dilandasi tindakan komunikatif.

Menjelang reformasi 1998 aktif dalam Lembaga Studi Agama dan Demokrasi (eLSAD), lalu berkembang melalui kerja sama dengan The Asia Foundation. Memilah diri dalam JARKOM FATWA yang berjejaring dengan CESDA-LP3ES dalam kegiatan FGD untuk kaum muda. Bergeser ke arena perancang aturan hukum dan kebijakan, menjadi konsultan perancang aturan hukum kesehatan AIPHSS, lalu mendalami isu Desa yang Berdesa, membentuk organ komunitas JARKOM DESA, menjadi konsultan yang berkaitan dengan isu Desa di KEMITRAAN dan World Bank.

Meneliti tentang isu badan hukum BUM Desa, studi kasus di Desa Ponggok Klaten Jawa Tengah, menulisnya menjadi buku (diterbitkan LKIS YOGYAKARTA sekitar tahun 2020), merancang peraturan Menteri Desa (sekitar akhir tahun 2014), menjadi legal specialist untuk World Bank (sekitar 2015-2018), dan menjadi pembicara/fasilitator pelatihan tentang Desa/BUM Desa untuk beberapa Desa. Tertarik dengan analisa dan profesi hukum yang memadukan antara perancangan aturan hukum, auditor hukum, dan advokat. Mengandalkan intuisi dan selanjutnya menimbang secara rasional atas isu/pekerjaan baru. 

 

Afiliasi Organisasi: JARKOM DESA

Belajar dari Desa untuk menciptakan ilmu pengetahuan tentang Desa yang Berdesa (desanization), terutama kritik dan rekonstruksi pengetahuan hukum tentang Desa yang terlanjur dogmatis, serba-instruksi dari atas/pusat, melihat Desa hanya sebagai teritori tanpa pemerintahan yang bermasyarakat dan masyarakat yang berpemerintahan, kuasa uang dan kuasa ruang atas Desa yang semakin mengalami kolonisasi oleh Sistem.