Skip to content

Agustinus Wijayanto

Jenis Layanan:
,

Agustinus Wijayanto

“Bersama Kita Bisa”
Keahlian Keorganisasian:
Kemitraan dan Pelibatan Para Pihak, Kepemimpinan, Perencanaan Strategis, Studi dan Riset
Keahlian Tematik:
GESI, Keselamatan dan Keamanan, Lingkungan dan Perubahan Iklim, Pemberdayaan Desa, Pengorganisasian Komunitas/ Masyarakat

Keterampilan Bahasa Inggris:

Listening:

Tinggi

Reading:

Tinggi

Speaking:

Tinggi

Writing:

Tinggi

Agustinus Wijayanto memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dalam bidang kehutanan, manajemen sumber daya manusia, dan saat ini sedang melanjutkan studi S-3 dengan minat pada konservasi sumber daya hutan. Dia telah menekuni aspek konservasi, pengelolaan sumber daya alam dan manusia, serta sistem ekologi-sosial.

Agustinus bergabung dengan dunia organisasi non-pemerintah (NGO) sejak tahun 2001, di mana ia memulai karier sebagai Asisten Peneliti di Conservation International Indonesia/CII. Dia kemudian naik jabatan menjadi Staf Konservasi-Penegakan Hukum dan Tata Kelola Kehutanan pada tahun 2007. Selanjutnya, Agustinus bergabung dengan TELAPAK pada tahun 2008 sebagai Peneliti. Pada tahun 2009, ia bergabung dengan Wildlife Conservation Society/WCS hingga 2012 sebagai Asisten Pro Community-PNPM Green.

Pada tahun 2013, Agustinus bergabung dengan YAPEKA sebagai Manajer Operasional, kemudian pada tahun 2014 ia menjadi Deputy Program. Pada tahun 2019, Agustinus diangkat menjadi Direktur dan pada tahun 2024 ia menduduki posisi Direktur Konservasi dan Keberlanjutan sekaligus sebagai Program Manager untuk ITHCP Phase III/Integrated Tiger Habitat Conservation Program di Riau.

Agustinus juga memiliki pengalaman yang luas dalam memberikan layanan jasa, antara lain sebagai Konsultan pada Kementerian Dalam Negeri, PILI-UNILA, WWF Indonesia, GiZ, UNDP, ZSL, dan PERTAMINA. Keahliannya mencakup pemetaan para pihak, pengembangan proyek konservasi dan keberlanjutan, pengembangan panduan pelatihan, pendampingan teknis fasilitator pemberdayaan masyarakat dan energi terbarukan, serta pengembangan Biodiversity Action Plan dan Net Positive Impact.

Meskipun memiliki keterbatasan dalam aspek kebijakan terkait dengan konservasi dan masyarakat, terutama jika berada dalam kawasan konservasi, Agustinus memiliki potensi yang besar untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Afiliasi Organisasi: YAPEKA

YAPEKA adalah sebuah LSM di Indonesia, yang berbasis di Bogor. Berdiri sejak tahun 2004. Legalitas hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan No: AHU 112.AH.01.07. tahun 2013 dan diperbarui dengan No: AHU-0000135.AH.01.08. tahun 2018.

Teraudit publik sejak tahun 2016 hingga tahun 2022 oleh auditor public (AR Utomo; Heru Satria Rukmana), dengan kemampuan pengelolaan dana sebesar Rp. 88.493.184.970,00 dari 48 program yang meliputi 23 provinsi dan tersebar di 121 Desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2019, YAPEKA menjadi pemenang penghargaan sebagai LSM nasional yang memiliki keahlian dan kualitas implementasi program yang tinggi untuk kategori Lingkungan oleh Kementerian Dalam Negeri Indonesia. Di tahun yang sama, proyek YAPEKA dipilih oleh UN Habitat dalam 20 Solusi Inovatif Terbaik untuk Mengubah Sampah Bernilai Ekonomi (UN Habitat in the Best 20 Innovative Solutions to Transform Waste to Wealth).

Tahun 2022, YAPEKA memiliki Nota Kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, KLHK dan pada tahun 2023 diperhahrui PKS dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, KKP.

Publikasi

Tulisan pada Mongabay Indonesia:

  1. https://www.mongabay.co.id/2014/08/28/sang-raja-troides-helena-kupu-kupu-yang-butuh-diselamatkan/
  2. https://www.mongabay.co.id/2014/09/28/tarsius-spectrum-si-penjelajah-malam-dari-sulawesi/ 
  3. https://www.mongabay.co.id/2014/12/30/catatan-akhir-tahun-pencapaian-berliku-peningkatan-populasi-spesies-terancam-punah-bagian-1/ 
  4. https://www.mongabay.co.id/2014/12/31/catatan-akhir-tahun-kisah-perjuangan-hidup-spesies-dilindungi-di-negara-megabiodiversity-bagian-2/ 
  5. https://www.mongabay.co.id/2015/03/15/sinergi-konservasi-dan-pemberdayaan-ekonomi-di-bahoi-sulut-lewat-ekowisata-pesisir-seperti-apakah/ 
  6. https://www.mongabay.co.id/2015/04/26/duyung-mamalia-laut-yang-perlu-perhatian/ 
  7. https://www.mongabay.co.id/2015/05/01/demi-menerangi-25-pulau-terluar-pemerintah-bangun-11-plts/ 
  8. https://www.mongabay.co.id/2015/05/10/secercah-harapan-untuk-pengelolaan-bukit-rimbang-baling-riau/ 
  9. https://www.mongabay.co.id/2015/09/24/diduga-akan-dijual-ke-filipina-penyelundupan-kukang-dan-lutung-berhasil-digagalkan/ 
  10. https://www.mongabay.co.id/2015/09/25/menghadirkan-terang-di-pulau-terdepan-indonesia/ 
  11. https://www.mongabay.co.id/2015/09/26/bersiap-menyambut-pengelana-angkasa-di-kepulauan-sangihe/ 
  12. https://www.mongabay.co.id/2015/11/21/mongabay-travel-desa-boro-potret-pelestarian-lingkungan-dengan-ekowisata-di-lereng-menoreh/ 
  13. https://www.mongabay.co.id/2016/04/29/merintis-pendidikan-lingkungan-hidup-di-lamakera/ 
  14. https://www.mongabay.co.id/2016/05/26/om-niu-20-tahun-penguasa-burung-di-sahendaruman/ 
  15. https://www.mongabay.co.id/2016/05/31/disini-bayar-listrik-cukup-rp6-000-per-bulan-kok-murah/ 
  16. https://www.mongabay.co.id/2016/06/04/mengenalkan-pengelolaan-pesisir-dan-laut-berbasis-masyarakat-di-kepulauan-sangihe/ 
  17. https://www.mongabay.co.id/2016/06/19/merawat-taman-kehati-gunungkidul-merawat-dengan-hati/ 
  18. https://www.mongabay.co.id/2016/11/10/sistem-canggih-ini-mampu-gabungkan-kondisi-satwa-liar-habitat-manusia-dan-konfliknya-seperti-apa/ 
  19. https://www.mongabay.co.id/2016/11/19/bergandengan-tangan-menyelamatkan-sungai-subayang/ 
  20. https://www.mongabay.co.id/2017/03/31/dengan-dpl-tarabitan-dan-bulutui-melindungi-pesisir-dan-laut-mereka/ 
  21. https://www.mongabay.co.id/2017/06/01/perjalanan-panjang-kawasan-konservasi-pesisir-di-kampung-batuwingkung-sangihe/
  22. https://www.mongabay.co.id/2017/09/29/menggagas-pembangunan-rendah-emisi-dalam-rencana-pembangunan-desa-seperti-apa/ 
  23. https://www.mongabay.co.id/2018/09/27/ternyata-ada-lubuk-larangan-di-sungai-subayang-seperti-apa/ 
  24. https://www.mongabay.co.id/2018/11/12/cerita-penyelamatan-dari-kawasan-wallacea-dalam-ooc-seperti-apa/
  25. https://www.mongabay.co.id/2023/11/30/peran-oecm-dalam-pencapaian-target-30-kawasan-konservasi-nasional/ 
  26. https://www.mongabay.co.id/2024/01/11/generasi-muda-bicara-perubahan-iklim/ Publikasi lainnya: 
    1. https://drive.google.com/file/d/1ods-F8NjkQQ49fMIFb54XYkobPFFaGYO/view?usp=sharing